Sabtu, 30 Agustus 2014

Apa Perbedaan Alexa Rank dan Pagerank



Perbedaan Alexa Rank dan Pagerank apa saja sih...?? Jika bicara tentang alexa rank dan page rank ini nyatanya pada pengertian yang satu dengan yang lain memanglah memiliki perbedaan yang terkadang mungkin tidak kita ketahui. Walau pada prinsipnya memiliki fungsi yang sama yaitu sebagai penilai kepopularitasan suatu situs ataupun sebuah blog. Dalam artikel ini akan kita ulas perbedaan keduanya. Karena dua hal ini adalah hal yang sangat berpengaruh pada sebuah situs. Khususnya untuk mengetahui tingkat kualitas dari blog Anda sendiri. Bahkan para blogger rela melakukan banyak cara supaya pagerank semakin naik sementara alexa semakin turun. Lalu, apa saja perbedaan pada google pagerank dengan alexa traffic rank itu ?. Mari kita belajar perbedaan pada alexa rank dan pagerank :

>> Factor perhitungan nilai.
Apabila google pagerank diperhitungkan menurut banyak sedikitnya link yang mengarah pada suatu situs tersebut, maka alexa traffic rank diperhitungkan menurut jumlah kunjungan ke di dalam situs tersebut. 

>> Factor sistem pemeringkatan.
Pagerank dibikin dan diperhitungkan dengan sistem algoritma oleh situs googledotcom. Tetapi alexa rank dihitung atau dikalkulasikan nilainya oleh situs alexa(dot)com. 

>> Periode jadwal update nilai ranking.
Pada prinsipnya Alexa traffic rank kerapkali mengupdate ranking dari pada Google Pagerank. Apabila Alexa condong mengupdate setiap hari dan selalu ikuti peningkatan jumlah kunjungan pada suatu situs maupun blog. Akan tetapi pada Google Pagerank belum diketahui dengan pasti kapan periode update yang dikerjakannya. Ada yang mengatakan pagerank ini update pada tiga bulan sekali. Walau demikianlah, untuk kepastian jadwal updatenya sendiri belum bisa diketahui dan dipastikan dengan pasti. 

>> Factor angka penilaian ranking.
Di dalam penilaian Google Pagerank, popularitas suatu situs akan ditentukan melalui nilai pagerank pada angka 0-10. Semakin besar nilainya, maka popularitas dari suatu situs tersebut bisa semakin bagus. Ini berbeda dengan Alexa Rank, metode penilaian ranking pada Alexa Rank yang dirutkan hingga sekian juta bergantung dengan jumlah situs yang ada di dunia internet. Semakin kecil peringkat dalam Alexa Rank, maka suatu situs tersebut bisa memiliki mutu yang bagus. 

Mungkin hanya itu yang bisa saya ulas di kesempatan sekarang ini, semoga dengan mengetahui Perbedaan Alexa Rank dan Pagerank bisa menambah ilmu bagi anda para pembaca semuanya. Yang jelas Alexa Rank dan juga Page Rank sama pentingnya terutama buat kawan-kawan yang sedang tekun di dunia usaha online periklanan karena ada beberapa situs iklan yang mensyaratkan situs/blog yang bisa menerbitkan iklan dari situs mereka harus memiliki ranking yang bagus dari keduanya. So, mulai sekarang kita bisa mengupayakan untuk memperbaiki kepopularitasan situs ataupun blog yang kita miliki.
Read More..

Jumat, 29 Agustus 2014

HAMA dan PENYAKIT PISANG

HAMA dan PENYAKIT PISANG - Budidaya Petani.
Hama Tanaman Pisang
  1. Ulat daun (Erienota thrax.)
    • Bagian yg diserang adalah daun.
    • Gejala: daun menggulung seperti selubung & sobek hingga tulang daun.
    • Pengendalian: dengan menggunakan insektisida yg cocok belum ada, dapat dicoba dengan insektisida Malathion.
  2. Uret kumbang (Cosmopolites sordidus)
    • Bagian yg diserang adalah kelopak daun, batang.
    • Gejala: lorong-lorong ke atas/bawah dlm kelopak daun, batang pisang penuh lorong.
    • Pengendalian: sanitasi rumpun pisang, bersihkan rumpun dari sisa batang pisang, gunakan bibit yg telah disucihamakan.
  3. Nematoda (Rotulenchus similis, Radopholus similis).
    • Bagian yg diserang adalah akar.
    • Gejala: tanaman kelihatan merana, terbentuk rongga atau bintik kecil di dlm akar, akar bengkak.
    • Pengendalian: gunakan bibit yg telah disucihamakan, tingkatkan humus tanah & gunakan lahan dengan kadar lempung kecil.
  4. Ulat bunga & buah (Nacoleila octasema.)
    • Bagian yg diserang adalah bunga & buah.
    • Gejala: pertumbuhan buah abnormal, kulit buah berkudis. Adanya ulat sedikitnya 70 ekor di tandan pisang.
    • Pengendalian: dengan menggunakan insektisida.
Penyakit Tanaman Pisang
  1. Penyakit darah
    • Penyebab: Xanthomonas celebensis (bakteri). Bagian yg diserang adalah jaringan tanaman bagian dalam.
    • Gejala: jaringan menjadi kemerah-merahan seperti berdarah.
    • Pengendalian: dengan membongkar & membakar tanaman yg sakit.
  2. Panama
    • Penyebab: jamur Fusarium oxysporum. Bagian yg diserang adalah daun.
    • Gejala: daun layu & putus, mula-mula daun luar lalu daun di bagian dalam, pelepah daun membelah membujur, keluarnya pembuluh getah berwarna hitam.
    • Pengendalian: membongkar & membakar tanaman yg sakit.
  3. Bintik daun
    • Penyebab: jamur Cercospora musae. Bagian yg diserang adalah daun dengan gejala bintik sawo matang yg makin meluas.
    • Pengendalian: dengan menggunakan fungisida yg mengandung Copper oksida atau Bubur Bordeaux (BB).
  4. Layu
    • Penyebab: bakteri Bacillus . Bagian yg diserang adalah akar.
    • Gejala: tanaman layu & mati.
    • Pengendalian: membongkar & membakar tanaman yg sakit.
  5. Daun pucuk
    • Penyebab: virus dengan perantara kutu daun Pentalonia nigronervosa. Bagian yg diserang adalah daun pucuk.
    • Gejala: daun pucuk tumbuh tegak lurus secara berkelompok.
    • Pengendalian: cara membongkar & membakar tanaman yg sakit.
7.3. Gulma
Tidak lama setelah tanam & setelah kanopi dewasa terbentuk, gulma akan menjadi persoalan yg harus segera diatasi. Penanggulangan dilakukan dengan:
  1. Penggunaan herbisida seperti Paraquat, Gesapax 80 Wp, Roundup & dalapon.
  2. Menanam tanaman penutup tanah yg dapat menahan erosi, tahan naungan, tidak mudah diserang hama-penyakit, tidak memanjat batang pisang. Misalnya Geophila repens.
  3. Menutup tanah dengan plastik polietilen. Baca selengkapnya budidaya pisang ada di >>sini atau http://budidaya-petani.blogspot.com/2013/03/pisang.html

http://budidaya-petani.blogspot.com/2013/03/hama-penyakit-pisang.html
Read More..

Kamis, 28 Agustus 2014

Cara Membuat Syntax Highlighter Pada Blog


Kalo dalam blogspot kita biasa menampilkan kode supaya lebih menarik dengan adanya Blockquote. Sebenarnya hampir sama dengan Blockquote, Teks area atau lainnya, Syntax Highlighter ini tampilannya membedakan dari tulisan yang lainnya, namuan Syntax Highlighter ini mempunyai kelebihan yaitu dengan adanya fitur-fitur yang didukung oleh jQuery. Dari segi tampilan juga menurut saya lebih rapi dan menarik kaya yang di pake di blog ini nich...Ok sobat blogger gak usah panjang lebar deh basa basinya..mari kita langsung ke pokok pembahasan...eng ing eng.....

Caranya :
  • Login Blogger => Rancangan => Edit HTML
  • Download Template Lengkap=>centang pada kotak Expand Template Widget 
  • Cari kode berikut : </head> gunakan aja [CTRL]+[F] biar cepat. . .
  • Setelah ketemu copy  kode dibawah ini lalu pastekan diatas kode tersebut

<script src="http://syntaxhighlighter.googlecode.com/svn/trunk/Scripts/shCore.js" type="text/javascript">
    </script>  
    <script src="http://syntaxhighlighter.googlecode.com/svn/trunk/Scripts/shBrushCpp.js" type="text/javascript">
    </script>  
    <script src="http://syntaxhighlighter.googlecode.com/svn/trunk/Scripts/shBrushCSharp.js" type="text/javascript">
    </script>  
    <script src="http://syntaxhighlighter.googlecode.com/svn/trunk/Scripts/shBrushCss.js" type="text/javascript">
    </script>  
    <script src="http://syntaxhighlighter.googlecode.com/svn/trunk/Scripts/shBrushDelphi.js" type="text/javascript">
    </script>  
    <script src="http://syntaxhighlighter.googlecode.com/svn/trunk/Scripts/shBrushJava.js" type="text/javascript">
    </script>  
    <script src="http://syntaxhighlighter.googlecode.com/svn/trunk/Scripts/shBrushJScript.js" type="text/javascript">
    </script>  
    <script src="http://syntaxhighlighter.googlecode.com/svn/trunk/Scripts/shBrushPhp.js" type="text/javascript">
    </script>  
    <script src="http://syntaxhighlighter.googlecode.com/svn/trunk/Scripts/shBrushPython.js" type="text/javascript">
    </script>  
    <script src="http://syntaxhighlighter.googlecode.com/svn/trunk/Scripts/shBrushRuby.js" type="text/javascript">
    </script>  
    <script src="http://syntaxhighlighter.googlecode.com/svn/trunk/Scripts/shBrushSql.js" type="text/javascript">
    </script>  
    <script src="http://syntaxhighlighter.googlecode.com/svn/trunk/Scripts/shBrushVb.js" type="text/javascript">
    </script>  
    <script src="http://syntaxhighlighter.googlecode.com/svn/trunk/Scripts/shBrushXml.js" type="text/javascript">
    </script>
  • Setelah bagian itu sudah lalu
  • Cari lagi kode berikut : </b:skin> gunakan aja [CTRL]+[F] biar cepat. . .
  • lalu pastekan kode dibawah ini diatasnya. .

.dp-highlighter
    {
     font-family: "Consolas", "Monaco", "Courier New", Courier, monospace;
     font-size: 12px;
     background-color: #E7E5DC;
     width: 99%;
     overflow: auto;
     margin: 18px 0 18px 0 !important;
     padding-top: 1px; /* adds a little border on top when controls are hidden */
    }
   
    /* clear styles */
    .dp-highlighter ol,
    .dp-highlighter ol li,
    .dp-highlighter ol li span
    {
     margin: 0;
     padding: 0;
     border: none;
    }
   
    .dp-highlighter a,
    .dp-highlighter a:hover
    {
     background: none;
     border: none;
     padding: 0;
     margin: 0;
    }
   
    .dp-highlighter .bar
    {
     padding-left: 45px;
    }
   
    .dp-highlighter.collapsed .bar,
    .dp-highlighter.nogutter .bar
    {
     padding-left: 0px;
    }
   
    .dp-highlighter ol
    {
     list-style: decimal; /* for ie */
     background-color: #fff;
     margin: 0px 0px 1px 45px !important; /* 1px bottom margin seems to fix occasional Firefox scrolling */
     padding: 0px;
     color: #5C5C5C;
    }
   
    .dp-highlighter.nogutter ol,
    .dp-highlighter.nogutter ol li
    {
     list-style: none !important;
     margin-left: 0px !important;
    }
   
    .dp-highlighter ol li,
    .dp-highlighter .columns div
    {
     list-style: decimal-leading-zero; /* better look for others, override cascade from OL */
     list-style-position: outside !important;
     border-left: 3px solid #6CE26C;
     background-color: #F8F8F8;
     color: #5C5C5C;
     padding: 0 3px 0 10px !important;
     margin: 0 !important;
     line-height: 14px;
    }
   
    .dp-highlighter.nogutter ol li,
    .dp-highlighter.nogutter .columns div
    {
     border: 0;
    }
   
    .dp-highlighter .columns
    {
     background-color: #F8F8F8;
     color: gray;
     overflow: hidden;
     width: 100%;
    }
   
    .dp-highlighter .columns div
    {
     padding-bottom: 5px;
    }
   
    .dp-highlighter ol li.alt
    {
     background-color: #FFF;
     color: inherit;
    }
   
    .dp-highlighter ol li span
    {
     color: black;
     background-color: inherit;
    }
   
    /* Adjust some properties when collapsed */
   
    .dp-highlighter.collapsed ol
    {
     margin: 0px;
    }
   
    .dp-highlighter.collapsed ol li
    {
     display: none;
    }
   
    /* Additional modifications when in print-view */
   
    .dp-highlighter.printing
    {
     border: none;
    }
   
    .dp-highlighter.printing .tools
    {
     display: none !important;
    }
   
    .dp-highlighter.printing li
    {
     display: list-item !important;
    }
   
    /* Styles for the tools */
   
    .dp-highlighter .tools
    {
     padding: 3px 8px 3px 10px;
     font: 9px Verdana, Geneva, Arial, Helvetica, sans-serif;
     color: silver;
     background-color: #f8f8f8;
     padding-bottom: 10px;
     border-left: 3px solid #6CE26C;
    }
   
    .dp-highlighter.nogutter .tools
    {
     border-left: 0;
    }
   
    .dp-highlighter.collapsed .tools
    {
     border-bottom: 0;
    }
   
    .dp-highlighter .tools a
    {
     font-size: 9px;
     color: #a0a0a0;
     background-color: inherit;
     text-decoration: none;
     margin-right: 10px;
    }
   
    .dp-highlighter .tools a:hover
    {
     color: red;
     background-color: inherit;
     text-decoration: underline;
    }
   
    /* About dialog styles */
   
    .dp-about { background-color: #fff; color: #333; margin: 0px; padding: 0px; }
    .dp-about table { width: 100%; height: 100%; font-size: 11px; font-family: Tahoma, Verdana, Arial, sans-serif !important; }
    .dp-about td { padding: 10px; vertical-align: top; }
    .dp-about .copy { border-bottom: 1px solid #ACA899; height: 95%; }
    .dp-about .title { color: red; background-color: inherit; font-weight: bold; }
    .dp-about .para { margin: 0 0 4px 0; }
    .dp-about .footer { background-color: #ECEADB; color: #333; border-top: 1px solid #fff; text-align: right; }
    .dp-about .close { font-size: 11px; font-family: Tahoma, Verdana, Arial, sans-serif !important; background-color: #ECEADB; color: #333; width: 60px; height: 22px; }
   
    /* Language specific styles */
   
    .dp-highlighter .comment, .dp-highlighter .comments { color: #008200; background-color: inherit; }
    .dp-highlighter .string { color: blue; background-color: inherit; }
    .dp-highlighter .keyword { color: #069; font-weight: bold; background-color: inherit; }
    .dp-highlighter .preprocessor { color: gray; background-color: inherit; }

  • Setelah itu cari lagi kode yang seperti ini dan letakkan kode dibawah ini diatas kode tersebut

<script language="javascript">

    dp.SyntaxHighlighter.BloggerMode();  

    dp.SyntaxHighlighter.HighlightAll(code);  

    </script>  

  • Save template

Untuk pemanggilan nya di edit htlm postingan gunakan kode ini:

UNTUK CODE CSS:
<pre class="css" name="code">TULIS DISINI YANG MAU LOE TARUH
</pre>

UNTUK CODE HTML:
<pre class="html" name="code">TULIS DISINI YANG MAU LOE TARUH
</pre>

UNTUK CODE JAVASCRIPT:
<pre class="java" name="code">TULIS DISINI YANG MAU LOE TARUH
</pre>
Read More..

Rabu, 27 Agustus 2014

Cara Membuat Backround Pada Postingan Blog

Tutorial kali ini ialah cara bagi meletakkan warna atau background pada posting.Mungkin kita ingin highlightkan bahagian tertentu atau keseluruhan paparan pada posting dengan warna dan juga berlatarbelakang dengan gambar.



background
Caranya:
Saat membuat posting atau hendak masukkan pada postingan, kita harus memasukkan kode seperti dibawah:
<div style=”background:#33CCFF; padding:4px 7px 4px 7px;”>
Masukkan kandungan teks artikel disini
</div>

letak kod

Bahagian berwarna merah diletakkan pada permulaan posting
Bahagian warna hijau pula diletakkan pada penghabisan posting
dan dimasukkan pada mode edit HTML

Untuk meletakkan background pada posting:
<div style=”background:url(Letakkan url imej disini) no-repeat;”>
Masukkan kandungan teks artikel disini
</div>

# gantikan dengan url imej yang telah diupload ke photobucket,tinypic dan sebagainya seperti contoh dibawah.

Jika menggunakan latarbelakang dengan corak/pattern yang kecil gantikan no-repeat kepada repeat.
contoh tampilannya


<div style=”background: #99FFCC; padding: 5px 8px;”>
Masukkan kandungan teks artikel disini</div>

Background dengan border

#Tukarkan warna kod background dan border mengikut kesesuaian 

<div style=”background: #99FFCC; border: 2px dashed #FFCC00; padding: 5px 8px;”>
Masukkan kandungan teks artikel disini</div>


<div style=”background: #99FFCC; border: 2px dotted #FFCC00; padding: 5px 8px;”>
Masukkan kandungan teks artikel disini</div>


<div style=”background: #99FFCC; border: 5px ridge #FFCC00; padding: 5px 8px;”>
Masukkan kandungan teks artikel disini</div>


<div style=”background: #99FFCC; border: 3px double; padding: 5px 8px;”>
Masukkan kandungan teks artikel disini</div>

<div style=”background: #99FFCC; padding: 5px 8px;-webkit-border-radius: 10px;
-moz-border-radius: 10px;
border-radius: 10px;”>
Masukkan kandungan teks artikel disini</div>


<div style=”background: #99FFCC; padding: 5px 8px;-webkit-border-radius: 36px 12px;
-moz-border-radius: 26px 8px;
border-radius: 26px 8px;”>
Masukkan kandungan teks artikel disini</div>


<div style=”background: #99FFCC; padding: 5px 8px;-webkit-border-top-left-radius: 10px;
-webkit-border-top-right-radius: 10px;
-moz-border-radius-topleft: 10px;
-moz-border-radius-topright: 10px;
border-top-left-radius: 10px;
border-top-right-radius: 10px;”>
Masukkan kandungan teks artikel disini</div>

Background dengan imej

<div style=”background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgcVixUxN0twO4XPDq8uxJSgNCUo5jV33gDR9SLCrdPjFgT8rTWeLxbpFEP6sH367dUqpu-g1TE3uWFB49AHxGd9XwDDXY41EVtLzNck5m1mmGE2tBd83ucbzxsIP19ohNwYWKEGcJ8ViU/s1600/1484.png) repeat;”>
Masukkan kandungan teks artikel disini
</div>


<div style=”background:url(https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh9lDiC5tCH4viU2cQGWoHhS207sTEoZlkVz6gGQ0dPHFl0EIcev8h-_Dup1LTXbrg55szWhc2zCwgzLuuM_-RKg_i3vDoKVYFqnt-5oYo8JAuter8BawuBjcIiZGJ6-PPyj9WQRjROzG4/s1600/bunga.JPG) no-repeat;border: 2px solid; padding: 20px;background-position:right bottom”>
Masukkan kandungan teks artikel disini
</div>

Untuk meletak imej pada sudut tertentu masukkan kode background-position:right bottom.seperti contoh diatas gambar diletakkan dibaagian ujung bawah
background position yang lain: 

  • left top
  • left center
  • left bottom
  • right top
  • right center
  • center top
  • center center
  • center bottom
selamat mencoba..
Read More..

Selasa, 19 Agustus 2014

5 Fakta Unik Mengenai Cristiano Ronaldo

5 Fakta Unik Mengenai Cristiano Ronaldo-Dua gol yang dilesakan Cristiano Ronaldo ke gawang Villareal pada pertandingan Liga Spanyol pekan ke-37 lalu, membuat CR7 menyamai rekor Hugo Sanchez (Real Madrid) dan Telmo Zarra (Athletic Bilbao) yang mampu mencetak 38 gol dalam satu musim di La Liga. Prestasinya ini semakin mengukuhkan reputasi CR7 sebagai salah satu pemain terbaik di muka bumi. Berikut adalah 5 fakta unik mengenai Cristiano Ronaldo:

1. Nama
Nama panjang CR7 adalah Cristiano Ronaldo dos Santor Aveiro. Nama ini terinspirasi oleh aktor favorite ayahnya yaitu Ronald Reagan, yang juga merupakan Presiden Amerika Serikat.

Ronald Reagan, orang yang menginspirasi Jose Dini Aveiro menamai anaknya dengan nama Cristiano Ronaldo (sumber:web)

2. Ayah Cristiano Ronaldo meninggal karena alkohol
Ayah Cristiano Ronaldo, Jose Diniz Aveiro meninggal di usia 52 karena alkohol. Kematian ayahnya menodai sumpah Ronaldo yang menjauhi alkohol dari hidupnya.

Jose Diniz Aveiro (dua dari kiri) bersama keluarganya (sumber: web)

3. Cry Baby
Ronaldo mempunyai kebiasaan unik saat kecil. Saat pulang sekolah ia langsung bermain bola dengan rekan-rekannya. Saat bermain bola, Cristiano Ronaldo sering menangis saat umpannya tak mampu dikonversi menjadi gol oleh rekan-rekannya. Karena perilakunya tersebut orang-orang memanggil CR7 sebagai “Cry Baby”.  Selain mendapat julukan “Cry Baby”, ia juga dijuluki “Little Bee” karena tak seorang pun dapat mengejarnya saat bermain bola.

Cristiano Ronaldo dijuluki Baby Cry dan Little Bee saat masih kecil (sumber: web)

4. CR7 Boutique
Ronaldo dikenal sebagai fashionista. Bersama kedua saudara perempuannya, ia membuka butik dengan merek CR7 di Portugal.

CR7 Boutique di Lisbon, Portugal (sumber: web)

5. Armani Exchange dan Nike
Ronaldo merupakan model untuk merek-merek besar seperti Armani Exchange dan Nike. CR7 dilaporkan dibayar US$ 25 juta untuk pekerjaannya sebagai model.(**)

Cristiano Ronaldo dan Armani Exchange (sumber: web)
Sumber: anaxmuda.blogspot.com
Read More..

Sabtu, 16 Agustus 2014

GAMBAR GADIS MELAYU YANG MINTA PENAMPAR


GAMBAR GADIS MELAYU YANG TERLAMPAU KURANG SOPAN | Dah macam jadi trend pulak hubungan sejenis ni kan. Yang peliknya, apa yang nak dibanggakan sangat dengan hubungan sejenis? Bangga pulak tu muatnaik dalam laman sosial.
Kemunculan gadis berperwatakan lelaki atau lebih dikenali pulak dah macam cendawan tumbuh selepas hujan.
Apa masalah dengan diorang ni erk? Macam dah takde keje dah.
Read More..

Rabu, 13 Agustus 2014

Rumah Sakit China Cari Darah dari 100 Perawan

16 Sep 2013

Rumah Sakit di China (Foto: AFP)  
Rumah Sakit di China (Foto: AFP)
BEIJING - Rumah Sakit Kanser UniversitiPeking menyatakan, mereka memerlukan sumbangan darah dari 100 perawan. Mereka akan menggunakan darah itu untuk penelitian virus papiloma manusia (HPV).

Pihak rumah sakit mencari para perawan melalui media. Namun, proses pencarian sempat menimbulkan kontroversi. Sebahagian warga menyebut penelitian ini merendahkan darjat perempuan.

"Jejaka tidak diperlukan, hanya perawan yang dicari. Ini bukanlah ilmu pengetahuan," ujar seorang warga di media sosial Sina Weino, seperti dikutip AFP, Isnin (16/9/2013).

Pihak rumah sakit pun langsung mengeluarkan klarifikasi. Mereka menjelaskan, HPV memang rawan dialami oleh perempuan yang masih perawan. Penelitian serupa telah sering dilakukan di negara lain.

"Penelitian ini merupakan praktik yang umum di dunia internasional. HPV memang mudah menjangkiti perempuan yang belum pernah berhubungan badan," ujar juru cakap rumah sakit.

China merupakan negara dengan masyarakat yang konservatif. Warga China masih menganggap keperawanan sebagai hal yang harus dihormati dan tidak dipermainkan.
(ade)okezone
Read More..

Selasa, 12 Agustus 2014

Gurun Pasir Dikepung Pegunungan Salju

Pemandangan yang sangat aneh terlihat di sebuah Pegunungan Siberia yang mempunyai suhu sangat dingin. Di antara pegunungan yang menjulang tinggi berkarpet salju, terdapat daerah gurun pasir dengan warna kuning yang khas.

Berjarak sekitar 40 km dari Gunung Kodar, kawasan Trans-Baikal, Pegunungan Siberia, Rusia, terdapat pemandangan tidak biasa. Gurun pasir seluas 37 km2 menjadi potret gambaran permukaan bumi yang sangat aneh. Di antara putihnya salju yang menutupi pegunungan sekitar, ternyata masih terdapat sebuah gurun pasir. Gurun Pasir Chara merupakan salah satu daya tarik yang cukup kuat bagi wisatawan internasional, khususnya pecinta travelling.


Banyak para pendaki gunung yang ingin melihat sendiri keanehan alam ini. Bukit pasir setinggi 15-30 meter membentang sepanjang sungai es yang terdapat di dasar pegunungan. Gurun pasir Chara terlihat mirip sekali dengan padang pasir yang ada di Mesir.

Anda bisa coba menjejakkan kaki di sini untuk merasakan sendiri bahwa padang ini benar-benar diisi pasir. Sejauh mata memandang, hanya warna coklat muda khas pasir yang akan terlihat. Sesaat Anda akan merasa sedang berada di Timur Tengah, minus gerombolan unta dan pohon-pohon kaktus.


Gurun pasir Chara ini diduga terbentuk sekitar 50 atau 100 tahun yang lalu, seperti dikutip dari Amusing Planet. Dataran segitiga yang ada di depan Gunung Sakukan terkikis oleh angin dan cuaca. Kikisan tersebut mengtinjauankan daerah perbukitan kecil dan juga padang pasir.


Gurun ini juga terkadang tertutup salju, terutama saat musim dingin. Namun, salju tersebut tidak pernah bertahan lama di sana. Selesai musim dingin, gurun pasir Chara kembali mempesona dengan menjadi sebuah daerah yang dipenuhi pasir diantara pegunungan salju dan siap memuaskan rasa penasaran para wisatawan Internasional.
 
 
sumber
Read More..